Sejarah

SMA NEGERI 1 BADEGAN PONOROGO

Sma Negeri 1 Badegan adalah salah satu SMA di wilayah Ponorogo Barat yang paling tua, berdiri diatas tanah seluas 1,5 hektar di Desa Menang (sekarang wilayah kecamatan jambon). SMA ini berdiri pada tahun 1984, tidak lepas atas prakarsa Kepala Desa Menang Bapak Moedjio yang waktu itu menawarkan tanah bengkok desa karena untuk pembangunan sebuah SMA diwilayah pembantu Bupati Sumoroto (kawedanan Sumoroto), di masa pemerintahan Bupati Drs. Subarkah Putrohadiwiryo atau Bupati Ponorogo pada masa itu. tanah bengkok desa yang dulu konon hadiah Sultan Pakubuwono II atas jasanya mbok Rondo Menang yang telah memberi inspirasi perjuangan Pakubuwono II itu, untuk meraih kemenangan kembali.

Secara geografis berbatasan dengan wilayah barat kecamatan Badegan, wilayah utara kecamatan Sampung, wilayah timur kecamatan Kauman Sumoroto, dan wilayah selatan kecamatan Balong. Sejak didiikan pada tahun 1984 hanya terdiri dari 3 kelas dan sekarang ini menjadi 24 kelas , dengan segala fasilitas lain, seperti 2 laborat IPA, 2 laboratorium komputer, perpustakaan,ruang radio,ruang PMR, ruang Pramuka, ruang Pala, ruang koperasi, masjid, lapangan basket, lapangan volley, lapangan sepak bola, ruang BP, ruang guru, ruang TU, dan ruang Kepala Sekolah. kedepannya SMA Negeri 1 Badegan ingin terus mengembangkan kemampuan akademis dan non akademisnya serta pengembangan bangunan phisiknya sesuai dengan kondisi yang ada, dengan lambang NITYA DHARAKA TAMA yang selalu berpegang teguh pada prinsip untuk mencapai keutamaan. Semoga SMA yang beraeda di jalan Ki Ageng Punuk No. 2 semakin maju dan berkembang seperti harapan kita semua.

ARTI LAMBANG SMA NEGERI 1 BADEGAN.

1. BENTUK DAN LAMBANG

  • Segi Lima

Melambangkan Pancasila. Keluarga besar SMA Negeri 1 Badegan  harus memegang teguh ideologi Bangsa Indonesia yaitu Pancasila.

  • Background Reog

Melambangkan identitas Ponorogo. Ponorogo sebagai kota reog atau kota budaya.

  • Tugu/Gapura Majapahit

Melambangkan kemegahan Nusantara. Keluarga besar SMA Negeri 1 Badegan harus mengagungkan Kebangsaan (Nasionalisme).

  • Buku

Melambangkan ilmu pengetahuan. Mengharapkan keluarga besar SMA Negeri 1 badegan harus belajar giat untuk mendapatkan ilmu pengetahuan dan mewujudkan cita-cita.

  • Burung Hantu

 Lambang ketajaman berfikir, awas, terampil, dan waskito.

2. WARNA LAMBANG

  • Hijau     :lambang kemakmuran, kesuburan
  • Biru       :melambangkan kedamaian ilmu, ketenangan
  • Kuning   :semangat, spirit dan lambang kejayaan/kebesaran
  • Putih      :melambangkan kesucian, spiritual, kebersihan hati dan agamis.

3. ISI LAMBANG

Di tengah segi lima dengan warna hijau terdapat background reog dengan warna biru menggambarkan kedaerahan dan kedamaian dan kedalaman ilmu.

Gapura majapahit dengan warna kuning melambangkan nasionalisme dan kebangsaan, kejayaan/kebesaran. Burung hantu dan buku melambangkan ilmu pengetahuan dan ketajaman berfikir.

4. SURYO SENGKOLO

lambang NITYA DHARAKA ini diciptakan oleh Soprapto, BA untuk sma yang berdiri pada tahun 1984.

NITYA DHARAKA

  • NITYA      : selalu, senantiasa, terus menerus.
  • DHARAKA : teguh, tahan tabah, ulet, ringan tangan, perkasa.

Dengan NITYA DHARAKA diharapkan keluarga besar SMA Negeri 1 Badegan, berdisiplin tinggi berpegang teguh pada prinsip sehingga di kemudian hari SMA Negeri 1 Badegan semakin kokoh dan semakin berprestasi.

Sedang berdirinya SMA Negeri 1 Badegan pada tanggal 1 bulan mei 1084, dengan Suryo Sengkolo: CATUR BRAHMANA MANJING SEMEDI. Catur=4, Brahmana=8, Semedi=1. artinya SMA berdiri pada 1984.